BTB Okulu, Kuzey Cakarta’nın En İyi Okullarından Biri


INFO TEMPO – Suara canda tawa memenuhi koridor Sekolah Bina Tunas Bangsa di Jalan Pluit Timur Blok MM, Jakarta Utara pada Selasa, 20 Januari 2026. Suara canda tawa itu berasal dari para pelajar sekolah dasar yang memanfaatkan waktu istirahatnya di sekolah yang dikenal dengan sebutan BTB School itu. Selain bermain di koridor, ada juga yang memilih berolahraga di lapangan, membaca buku di perpustakaan, dan mengobrol di dalam kelas.

[–>

Para pelajar itu terlihat nyaman berada di sekolah yang mengusung kurikulum Cambridge dan International Baccalaureate (IB) itu. Menggunakan Bahasa Inggris sebagai bahasa pengantar, mereka juga diajarkan Bahasa Mandarin dan tidak melupakan bahasa nasional, Bahasa Indonesia. “Kami ingin anak-anak pandai dengan berbagai bahasa,” kata ECY & Primary Principal BTB School, Ibu Meliana.

Suasana hangat di BTB School di Taman Pluit Putri, Jakarta Utara. Dok. BTB School

[–>

Merupakan sekolah bertaraf internasional terbaik di Jakarta Utara, BTB School memastikan tidak melupakan rasa nasionalisme terhadap Tanah Air. “Anak-anak juga bisa nyanyi ‘Ampar-ampar Pisang’ atau ‘Suwe Ora Jamu’,” tambah dia. Meskipun para pelajar dipersiapkan untuk dapat bersaing di kancah global, Ibu Meliana salut, banyak juga para alumni yang berkuliah di luar negeri dan kembali ke Tanah Air untuk membangun negeri. 

BTB School tidak hanya menyiapkan pelajar yang lihai secara akademik, tetapi juga menciptakan pelajar yang berkarakter kuat, berwawasan luas, dan siap menjadi warga dunia sejalan dengan BTB Learner Profile, yaitu:

[–>

  • Knowledgeable – Menguasai pengetahuan lintas disiplin dan memahami isu lokal serta global.
  • Thinker – Mampu berpikir kritis dan kreatif dalam memecahkan masalah kompleks.

  • Inquisitive – Memiliki rasa ingin tahu alami dan mampu dalam meneliti

  • Communicator – Mampu menyampaikan ide dalam berbagai bahasa dan konteks.

  • Confident – Percaya diri untuk mengambil keputusan dan mampu membuat pilihan yang tepat.

  • Innovative – Terampil menciptakan solusi dan berinovasi.

  • Caring – Menunjukkan empati serta peduli terhadap sesama dan lingkungan.

  • Reflective – Terbiasa menilai kekuatan dan kelemahan diri untuk tumbuh lebih baik.

  • Open-Minded – Menghargai perbedaan budaya, nilai, dan kepercayaan.

  • Balanced – Memahami pentingnya keseimbangan intelektual, fisik, dan emosional untuk mencapai kesejahteraan pribadi.
  • Principled – Bertindak dengan tanggung jawab, integritas, dan kejujuran serta menunjukkan rasa hormat terhadap martabat orang lain.

Perpustakaan BTB School di Jalan Pluit Timur. TEMPO/Hendy Mulia

Tersedia BTB School di Jalan Pluit Timur untuk pelajar PAUD-TK hingga grade 8 dan BTB School di Jalan Taman Pluit Putri untuk grade 9 hingga 12. Kedua gedung menyediakan sarana dan prasarana yang lengkap seperti ruang kelas yang nyaman, fasilitas olahraga, laboratorium, perpustakaan, kantin, aula, dan lain sebagainya.

Sejak berdiri sekitar 20 tahun yang lalu, BTB School berkomitmen memberikan pendidikan menyeluruh (holistik) yang tidak hanya berfokus pada pencapaian akademik, tetapi juga pada pengembangan karakter dan empati sosial. Itu semua dilakukan untuk membentuk pelajar menjadi individu terbaik. “Kami memberikan pembelajaran yang holistik kepada pelajar agar mereka bisa menjadi leader di our global society,” kata Ibu Meliana.

Pendidikan agama disiapkan. Setiap pelajar mendapatkan pelajaran agama sesuai dengan keyakinannya masing-masing. “Pelajar beragama Buddha dibimbing oleh guru agama Buddha, yang beragama Kristen dibimbing oleh guru agama Kristen, demikian pula pelajar lainnya dibimbing oleh guru sesuai agamanya,” ucap dia. 

BTB School juga memberikan ruang bagi pelajar untuk memperdalam pemahaman keagamaan melalui kelas bina iman. Terdapat juga agenda setiap semester bernama Well Being Day dengan mendatangkan tokoh-tokoh keagamaan. “Anak-anak mendapatkan pembelajaran agama yang lebih mendalam lagi. Diundang pembicara-pembicara seperti romo, pastor, ustaz dan sebagainya,” kata Ibu Meliana.

Sementara itu, perbedaan tidak menjadi sekat yang membatasi insting sosial siswa. Melalui BTB Cares, para pelajar menyuguhkan bentuk pengabdian kepada masyarakat baik itu melalui donasi maupun terjun langsung ke lapangan.  

Tujuan utamanya menanamkan kepedulian sosial untuk para pelajar agar kedepannya mampu memberikan manfaat yang lebih luas bagi lingkungan sekitar. Program ini mencakup BTB for the Environment, BTB Volunteers, dan BTB Helping Hands, termasuk keterlibatan dalam aksi bantuan penanggulangan bencana alam. 

Selain wawasan global, BTB School juga menanamkan pemahaman kebangsaan. Sekolah ini secara konsisten memperingati hari-hari nasional seperti Hari Kartini, Sumpah Pemuda, dan Hari Kemerdekaan. Tujuannya, tak cuma membentuk jiwa kepemimpinan berstandar global, lulusan BTB School juga diharapkan memiliki rasa nasionalisme yang tinggi.

Suasana upacara di Lapangan olahraga di BTB School di Pluit Timur, Jakarta Utara. Dok BTB SChool

Pengembangan Minat dan Bakat Siswa

Keunggulan BTB School lainnya terlihat dari ragam kegiatan di luar pembelajaran formal melalui program after school activities. Di jenjang PAUD – TK, tersedia arts & crafts, coding, cooking class, engineering for kids, fun mandarin, mathematics, mindfulness colors, performing arts, robotics, science art, dan story telling. Berbagai kegiatan ekstrakurikuler ini mendukung gaya hidup sehat dan aktif bagi para pelajar. Program-program tersebut dirancang untuk mengembangkan kebugaran fisik, keterampilan sosial, dan kebiasaan hidup sehat sejak dini. 

Di tingkat sekolah dasar, para pelajar dapat mengikuti program seperti 3D animation, badminton, basketball, board games, chess, chinese painting & calligraphy, coding, creative writing, engineering for kids, fun mandarin, futsal, golf, HSK (mandarin), kids preneurship, manga, math monkey, multimedia art, performing art, reading literacy, robotics, science technology engineering and mathematics, taekwondo, visual art, vocal class, volleyball, dan wushu. Sementara di jenjang SMP dan SMA, semua kegiatan di sekolah dasar tersedia dengan dilengkapi chinese speech and debate, graphic design, school band, video editing, dan web building. Melalui berbagai program dan kegiatan setelah sekolah ini, diharapkan dapat mendorong pemikiran dan mengembangkan kemampuan memecahkan masalah oleh anak-anak.

BTB School juga memiliki program khusus berupa klub yang ditujukan bagi siswa berbakat. Melalui proses seleksi, siswa yang dinyatakan lolos akan dihimpun dan mendapatkan pembinaan secara intensif, sehingga bakat yang dimiliki dapat berkembang secara optimal dan berpotensi mengharumkan nama sekolah, bahkan Indonesia. 

Salah satu prestasi yang membanggakan adalah keikutsertaan BTB School dalam ajang World Scholar’s Cup. Sekolah ini meraih posisi 1,3, dan 4 di tingkat Region Jakarta, posisi 3,4 dan 20 di tingkat Global di Korea dan posisi 10,19, dan 26 di tingkat dunia yang di selenggarakan di Yale University, Amerika Serikat pada November 2025. Bahkan, tim dari BTB School berhasil meraih 4 trofi, 62 medali emas, dan 32 medali perak di tingkat Junior Division.

Di BTB School, para pelajar yang berada di grade 9 mulai diarahkan untuk menentukan minat studinya. Terdapat dua pilihan jalur, yaitu science dan business. Pada jalur science, pelajar dapat memilih mata pelajaran khusus seperti biology, physics, chemistry. Sementara pada jalur business, tersedia mata pelajaran business studies, accounting, dan economics.

Sebelum pelajar menetapkan pilihan, sekolah terlebih dahulu mengadakan sesi orientasi yang melibatkan seluruh siswa dan orang tua. Melalui kegiatan ini, pihak sekolah memberikan pemahaman mengenai cara memilih jalur yang sesuai, sekaligus menjelaskan keunggulan dan manfaat dari masing-masing bidang studi yang tentunya mempengaruhi jurusan ketika kuliah.

Sementara itu, di jenjang PAUD-TK hingga SMA, para pelajar di BTB School menggunakan kurikulum Internasional dengan Students Centered Methodology, dimana nantinya akan ada ujian IGCSE di Grade 10 dan ujian IB diploma di Grade 12.

Para pelajar, kata Middle & High School Principal BTB School Ibu Namrata Paul, harus dapat menguasai teori-teori ilmu pengetahuan, proyek penelitian dengan dilengkapi penulisan esai, serta kreativitas, aktivitas dan pelayanan yang melengkapi proyek. “Semua ini dilakukan untuk memperluas pembelajaran para pelajar dan menantang mereka untuk menggunakan pengetahuan dan kemampuan mereka.”

Dengan kemampuan itu para pelajar dipersiapkan untuk menuju universitas unggulan. Tidak tanggung-tanggung, sekolah di Pluit ini menargetkan lulusannya bisa tembus ke kampus yang masuk dalam peringkat 100 dunia. “Kami menginspirasi dan mendorong mereka agar menargetkan dan diterima di 100 universitas terbaik di dunia,” kata Ibu Namrata Paul.

Dukungan yang diberikan tidak hanya bersifat akademis, tetapi juga mencakup aspek moral dan emosional. BTB School memiliki student service department sebagai wadah bagi siswa, orang tua, maupun pihak lain untuk menyampaikan berbagai masukan, keluhan, atau kebutuhan. Selain itu, sekolah juga menyediakan psikolog khusus yang berada di lingkungan sekolah sebagai tempat bagi siswa untuk berbagi cerita dan mencurahkan perasaan. “Terkadang siswa tidak merasa nyaman untuk membagikan segalanya kepada orang tua, sehingga mereka bisa datang dan berbagi dengan psikolog, terutama para remaja,” ujarnya.

Sebagai salah satu bentuk motivasi, sejak grade 7 hingga 12, siswa berkesempatan memperoleh beasiswa, baik akademik maupun nonakademik. Program ini mendorong siswa untuk terus mengembangkan integritas, kecerdasan, serta komitmen yang kuat terhadap pengembangan diri dan keterlibatan dalam kegiatan kemasyarakatan. Beasiswa tersebut diberikan sebagai bentuk apresiasi atas beragam bakat dan prestasi yang dimiliki siswa.

Bagi Ibu Namrata Paul, tak ada yang ia harapkan sebagai kepala sekolah selain membantu pelajar meraih kesuksesan dilengkapi dengan perasaan bahagia saat menempa ilmu di BTB School. Dia pun berharap anak didiknya tumbuh menjadi generasi yang berani memimpin dan kelak dapat bermanfaat bagi masyarakat. (*)



Kaynak bağlantısı